Ilmu Tauhid secara umum ialah ilmu yang membicarakan tentang cara-cara menetapkan aqidah agama dengan menggunakan dalil-dalil yang meyakinkan, seperti dalil naqli, dalil aqli. Sarjana barat menterjemahkan Ilmu Tauhid ke bahasa mereka dengan Theologi Islam. Secara etimologi Theologi itu terdiri dari dua kata yaitu theos berarti Tuhan dan Legos berarti ilmu. Dengan demikian dapat diartikan sebagai ilmu ketuhanan.
Perkataan
tauhid berasal dari bahasa Arab wahhada, yuwahhidu, tauhidan. Secara etimologis, tauhid bermaksud keesaan iaitu itikad atau
keyakinan bahwa Allah SWT adalah Esa, Tunggal, Satu.
Dari segi istilah pula, tauhid
diertikan dengan berbagai maksud yang dapat mengambarkan frasa Tauhid itu
secara konseptual. Justeru, ini memudahkan kita memahami konsep Tauhid dengan
lebih jelas sebelum mendalami perkara-perkara yang berkaitan dengannya secara
lebih terperinci. Antara istilah-istilah yang diguna pakai ialah tauhid
merupakan sesuatu ilmu untuk menetapkan akidah yang didasarkan kepada
dalil-dalil yang jelas dan terang.
Menurut Syeikh Muhammad Abduh
mengatakan tauhid adalah suatu ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat
yang wajib tetap padaNya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepadaNya dan
tentang sifat-sifat yang sama sekali wajib dilenyapkan padaNya. Tauhid Juga
membahas tentang rasul-rasul Allah dan meyakinkan kerasulan mereka.
Menurut Husain Affandi al-Jars
mengatakan tauhid adalah ilmu yang membahas hal-hal yang menetapkan akidah
agama dengan dalil-dalil yang meyakinkan.
Prof. M. Thahir A. Muin mengatakan
bahawa tauhid adalah ilmu yang meyelidiki dan membahas soal yang wajib, mustahil
dan jaiz bagi Allah dan bagi sekalian utusan-utusanNya, juga mengupas
dalil-dalil yang menjadi bukti kepada akal fikiran sebagai alat untuk membuktikan
adaNya zat yang wujud.







































0 comments:
Post a Comment